Bangun Rumah lagi (8) cor lantai 2 konvensional

Belajar dari pengalaman rumah sebelah, cor lantai dua kali ini tentu saja dipersiapkan lebih baik. lagi pula musim sudah tidak hujan berhari hari..jadi optimis lebih cepat pengerjaannya nanti. Pertama balok balok kayu untuk penyangga sudah tersedia sehingga tidak perlu lagi beli. sisa dari rumah sebelah plus bongkaran rumah ini. balok kayu ini perlu banyak karena dari scaffolding besi ternyata dipasang balok kayu memanjang…lalu dipasang lagi melintang..baru diatas yg melintang ini dipakukan triplek 9 mm sebagai alas cor nya.

Kedua, papan kayu juga tidak perlu beli lagi..ini sisa dari sebelah juga. Papan diperlukan untuk bagian tepi lantai..lalu juga untuk rangka balok cor nya…mungkin bisa diganti dengan triplek 12 mm yagn dipotong ukuran papan 20 cm..tapi ternyata tidak praktis juga karena papan kayu lebih panjang..kira kira 3-4 meter. sedangkan triplek hanya 2.40 meter saja. jadi tukang lebih suka papan saja.

Ketika tembok lantai satu sudah selesai dibuat keliling, maka scaffolding 170 cm sudah dapat dipasang…selanjutnya dipasang lagi ladder setinggi 90 cm dan jack base plus U head yang bisa diatur tingginya sehingga total bisa menopang tinggi plafon sekitar 3 meteran.

Triplek juga tidak perlu beli, karena masih bisa dipakai yang lalu..untung aja dilapis plastik waktu itu, jadi gak terlalu basah kena cor nya..sekarang dilapis plastik lagi..supaya air dalam cor nya tidak terserap habis oleh kayunya, melainnya terserap dalam proses pengeringan cor nya.

Scaffolding sekarang sewa dari penyewaan di kampung rambutan saja..diantar ke lokasi. total perlu 13 ladder, 13 set jack base-u head dan 5 set scaffolding (ini untuk pekerjaan di lantai 2 selama proses cor..sambil menunggu kering) plus transport 100 ribu untuk sewa sebulan..1,2 Juta.

Pekerjaan penyiapan besi beton untuk balok, plat beton, lalu balok kayu distel ke scaffolding, dipasang alas triplek, plastik anyam besi beton plat..dan sebagainya habis 2 minggu. Tepat hari ke 14 sudah bisa dicor. Sewa Molen 8 jam termasuk operator dan terima di tempat 400 ribu. realiasasinya kelebihan sejam..harus bayar 60 ribu lagi. Sebenarnya proses  dimulai jam 8.30  pagi dan selesai pas 8 jam, tetapi butuh waktu untuk bersih bersih plus geser sana sini..jadi kelebihan sejam. OK saja lah, untuk cor sekitar 70 meter persegi butuh waktu 8 jam.

Sekarang sudah 2 minggu dan sudah bisa dilepas scaffoldingnya..lagian kan sewa sebulannya juga sudah habis. Membongkar nya butuh 1/2 hari aja …dan siap diambil sama yang punya. Gak ada hujan sama sekali…tukang istirahat sehari ..setelah acara cor itu…lalu dah bisa pasang bata untuk lantai 2.

ini picts nya

 

cor 4cor 6 cor 7 cor 8 cor 1 cor 1 cor 1

Advertisements

3 Comments

  1. Pak Pahala,menurut pandangan bapak lebih baik sewa scaffolding atau pakai bambu sebagai begisting?…selain itu,apakah pakai semen readymix /minimix (holcim/tiga roda) sdh menjadi pertimbangan bapak pada saat ngedak dibanding metode konven?tks

  2. scaffolding lebih cepat bikin bekistingnya..tapi area musti luas dan lurus lurus. selesai sewa (1 bulan) tinggal angkut dan bersih. bambu lebih fleksibel tapi lebih lama bikinnya..selesai harus dibuang…
    aku pengin pake readymix..tapi jalan depan rumah gak muat..dah gitu kalo areanya kecil sewa pompanya terlalu mahal..kalo area yg dicor luas ..barulah sewa pompa 8 jam nya bisa terbagi..kualitas cor nya jelas lebih bagus readymix..dari pada pake molen..rata rata kalo pake molen sehari ngecor itu abis upah tukang plus tenaga tambahan, makan, sewa molen dan ongkos angkut..total bisa 2,5 – 3 juta. untuk area cor kurang dari 90 meter persegi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s