Bangun rumah (19) Kusen alumunium

pintu lapis hpl
engsel dibaut n dirivet
pintu alumunium
engsel di kusen alumunium
kusen alumunium sudah disealer
alumindo, putih,jendela

Kata tetangga di daerah ini rayap sangat kejam. Untuk itu rangka atap diputuskan pakai baja ringan. Kusen pintu dan jendela juga gitu, bahkan beberapa pintu pake alumunium aja. Beda yang jelas antara kusen kayu dan alumunium pertamanya tentu cara masangnya. kalo kusen kayu, ketika dinding dipasang..naik bata…kusen sudah harus dipasang dulu. jadi sebelum bangun yg pertama dipesan tentu kusen pintu dan jendela. jadi ketika pondasi dan tembok sudah mulai dipasang, kusen sudah siap. Kusen alumunium justru terbalik. setelah semua dinding dipasang, diplaster dan diaci licin, bahkan dicat..baru kusen alumunium dipasang. jadi lubang kusen dan pintu disiapkan dulu, diaci licin baru dipasang kusennya.

Mahal mana ya kusen alumunium dengan kayu? Tergantung kayunya kayu apa, alumuniumnya yang mana. Alumunium ada beberapa kelas. yang paling top tentu merk YKK. berikutnya alexindo dkk, lalu ada lagi dibawah itu. jadi hati-hati kalo mo pesan harus sama dulu spesifikasinya. jelaskan merknya apa. Yang berikutnya soal warna. alumunium merk sama, warna beda, bisa beda harga. yagn paling murah yang warna perak alias silver, berikutnya coklat dan hitam. yang lebih mahal lagi warna putih..kira-kira 40% lebih mahal dari yg silver…yang paling mahal tentu yg motif kayu, bisa 100% lebih mahal. Berikutnya lagi soal lebar kusennya. ada yang 3″ lalu ada yang 4″ tentu saja makin besar makin mahal, tapi ingat juga tebal tembok anda berapa..jangan juga pesan yg 4″ taunya tembok tipis.jadi kusen menonjol. Tembok ku kira-kira 14 cm ..hebel 10 cm, plester depan belakang plus aci kira2 4 cm..mantaf tuh..pas aja keliatannya.
Nah tiga komponen ini disamakan dulu baru bisa bilang toko ini lebih mahal dari itu…merk alumunium, warna lalu lebarnya. Satu lagi mungkin kacanya..yg top asahi, berikutnya mulia..tapi gak beda jauh kayaknya.apalagi kalo untuk pintu, kan gak pake kaca tuh.

Salah satu kelemahan kusen alumunium bentuknya kaku, kotak-kotak. kelemahan lain, gak bisa nahan pintu kayu yang berat…karena kusen alumunium itu gak sekuat kayu untuk nahan engsel pintu. Kelemahan berikutnya model jendela gak bisa macem-macem..karena dia lurus-lurus aja bisanya. Enaknya alumunium ini bebas rayap, bebas pengecatan..dan mendukung konservasi bumi karena gak butuh kayu..hiks..hiks…

Gw putuskan jendela pake alumunium, kusen dan daun jendela. Pakai alexindo (gak tahan setelah lihat penawaran kalo pakai YKK…40% lebih mahal YKK-tapi kalo liat sampelnya memang YKK itu mantaf, solid dan tebal) warna putih (jadi perlu waktu tambahan 1 minggu untuk dicoating-diwarnain di pabriknya..kalo YKK bisa bikin warna glossy, kalo alexindo putihnya kayak cat aja, gak kayak basah gitu) dan lebar 4″.
Hitungan dari pemborongnya gini..kusen pintu pakai ukuran meter lari..jadi tinggal diukur keliling aja…per meter kenanya 125 ribu.plus stopper, sealer dll, jadi 153 ribu. Pintu tidak termasuk. Karena tidak mau membebani kusen alumuniumnya, aku pakai pintunya yang ringan, pintu teakwood 2 lapis..lalu dilapis lagi dengan HPL. jauh lebih ringan dibanding pintu kayu. Oh iya, kayu ini aku dengar sudah sulit dapat yg stabil alias tidak melengkung, kecuali kayu mahal dan oven beneran. Kira2 3 jutaan sepotong pintu yang kayunya kamper..belum finishingnya..akhirnya pilih yang ringan saja. pintu teakwood 2 lapis plus hpl medium class, 9 buah ditagih 15 juta..termasuk pasang dan engsel. aku tinggal beli pegangan pintu aja..Dekson 200 ribuan sebuah. Terima jadi.

Kalau jendela hitungannya sama juga, meter lari. jadi dihitung dulu kusen ato rangka jendelanya..125 ribu per meter..lalu tambahkan stopper n sealer..total jadi 153 ribu. berikutnya daun jendela..sama hitungannya..meter lari..jadi hitung aja kelilingnya..per meter rada mahal 140 ribu..tambahkan lagi kaca..kira2 85 ribu per meter persegi..terakhir tambahkan engsel dan pegangan penutup jendela..kira2 90 ribu per set.

Engsel pintu dipasang dengan tambahan kayu dibelakangnya. jadi waktu masang kusen pintu ditaruh kayu kaso, ukuran 3×4 gitu dibelakangnya buat tempat baut engsel pintu nantinya. kalo gak dipasangin kayu berarti baut engsel hanya akan berpegang ke tebalnya kusen alumunium. sangat tidak kuat dan mudah goyang. Jadi ketika engsel pintu dipasang, bautnya melobangi kusen dan kayu dibelakangnya. Metode pemasangan engsel lain ada, yaitu pake rivet. jadi ada alat pasangnya..kira-kira ada paku yang tembus depan belakang dan digepengin ujungnya….depan belakang. kata tukang kayu gw lebih kuat baut di kayu, kata tukang pintunya dia sudah tahunan main alumunium malah lebih kuat rivet..gak tau deh yang mana yang bener..pokoknya kalo goyang pintunya dia sudah siap ditilpun.

Pengerjaannya relatif lama, karena dikerjakan di tempat. jadi dipotong dan dirakit di rumah. sudah 3 minggu gak selesai. Hati-hati kalo tukang alumunium ini motong di dalam rumah yang sudah dipasang lantai granit. Serpihan alumunium bekas potong itu cukup keras, jadi kalo keinjak sepatu keras..kena lantai bisa baret. jadi mending minta aja mereka motong-masang di luar rumah. Waktu pasang sealer, minta hati-hati..karena kalo gak rapih..bakal keliatan terus…
Jadi lebih mahal mana dengan kayu? waduh..gak tau ya. rasanya sih alumunium ya kalo sama-sama kelasnya (kayu kelas menengah vs alumunium kelas menengah). kalo tetangga gw sih bilang alumunium kelas menengah itu sama dengan kusen kayu kamper samarinda oven.

Satu lagi, waktu pameran bahan bangunan ada pintu, kusen pintu, kusen jendela dan jendela UPVC..kalo yg putih persis kayak alumunium. ini juga tahan rayap..tapi bahannya kayak plastik…jadi lebih ringan dan presisi (mungkin karena difabrikasi yak..bukan manual dipotong disambung dan dipasang) tapi lebih mahal juga dibandingkan dengan jendela full alumunium..setelah aku bandingkan..pintu slidingnya..mantaf..mulus jalannya, ringan..lebih mahal 20% dari pintu dorong alumunium.

Selamat mencoba ..

Advertisements

15 Comments

  1. Hai tanya ya?
    Saya ada beli rumah, rumah tua sebenarnya, karenanya kusen pintu sudah rusak2 begitu.
    Rencana saya, semua kusen dan pintu saya mau lepas dan ganti dengan baja ringan, nah itu bisakah?

    Melepas kusen pintu dari kayu kemudian menggantinya dengan yang baja ringan?

    Thanks untuk informasinya ya.

    Btw, rumah saya di Tomang-Jakarta Barat, kira-kira untuk pembelian kusen baja ringan yang direkomendasikan di mana ya?

    Salam,
    Resa Anasto

  2. mungkin maksudnya dengan alumunium ya..bukan baja ringan. bisa saja..nanti area bekas kusen/pintu nya akan diaci dulu supaya halus dan persegi..baru dipasang kusen/pintu alumuniumnya. bagusnya sih diukur dulu semua pintu/jendela..kelilingnya..lalu kacanya juga ditentukan..baru kontak yg ngerjainnya -dari internet banyak banget…..bandingkan aja 2-3 tempat..dengan spesifikasi yg sama ya..

  3. mas, bisa kenalin tukang aluminium nya ngak ?. saya juga lagi mau cari orang pasang aluminium. thansk.

  4. Salam kenal mas.
    Rencananya saya mau buat pintu untuk kusen alumunium. Bisa minta no contacnya mas?
    Thanks

  5. sory promosi
    saya sales kusen Upvc dan kusen almunium
    kusen Upvc merk Bosca dan kusen almunium merk bianco
    kalau berminat untuk kusen Upvc dan almunium nya silakan hub saya
    nama : frendy
    nomer hp :087781854517

  6. Saya orang alumunium jga pak. Ada yang bsa saya bantu. Saya mengerjakan kusen pintu. Jendela alumunium. Yg berminat. Hub. Ke no ini 081311523526 atas nama dodhi

  7. engsel biasa aja. tapi waktu masang bautnya untuk yg di kusen alumunium..kusennya diisi kaso ato kayu . jadi baut kena ke kayunya..supaya lebih kuat. bagusnya sih jangan pintu full panel kayu kamper ato jati ..keberatan.kesian engselnya..

    *http://sudah-sore.com *

    On Fri, Jan 13, 2017 at 1:19 PM, To Give….To Share…. wrote:

    >

  8. gak perlu…hanya di tempat engselnya..ditaruh kayu kaso di dalamnya supaya lebih kuat. jadi engselnya itu paku kelingnya tertancap di alumunium plus kayu di dalam.

    *http://sudah-sore.com *

    On Fri, Mar 24, 2017 at 3:15 PM, To Give….To Share…. wrote:

    >

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s