bangun rumah (3) …akhir pencarian rumah

sudah lebih dari 5 broker kali gw kontak..janjian ketemuan pagi-pagi..lalu kasih unjuk rumahnya..ketemuan sama yg empunya..lihat surat-surat terutama pbb untuk bisa menaksir berapa nanti BPHTB yang pembeli harus bayar plus notaris. kalo surat belum afdol perlu juga diperhitungkan berapa biaya untuk pengurusannya. ini semua dikumpulkan dan menambahkan perhitungan total biaya yang akan dikeluarkan selain harga beli dan biaya notaris.
gak ada juga yang sreg.macem-macem sebabnya. lokasi gak nyaman, harga kemahalan, model gak pas, udah kejual duluan, kondisi rumah gak sesuai , surat susah dsb…pokoknya dah panjang deh jalan…
ngecek website itupun sudah beda..hanya halaman 1 saja. soalnya yang lain sudah ditanya dan sudah dikunjungi bahkan.

orang bilang emang rumah itu jodoh-jodohannya…ada rumah dah ditawar gak dikasih..bolak balik brokernya ikut ngebujuk..gak juga. ya sudah..broker sih bilang sabar aja ..ntar juga dikasih..masalahnya gw gak sabar. kali ini iseng liat halaman lama dari web..eh ada yg jual rumah tua tapi masih layak..fotonya gak ada kecuali cuma ruang tamu. jadi gak tau kayak apa depannya ini rumah. Brokernya namanya Edo dari ray white tebet. janjian liat sama istri gw..sreg. lalu tunjukin ke gw besoknya..pagi sebelum ke kantor liat dulu…sreg. yg ngeganjal..tentu aja harga..kedua ada surat wasiat segala..waduh gak ngerti nih. dua hari lagi minta copy surat-suratnya mo nanya ke notaris..gimana soal surat2 waris n wasiat ini. notaris bilang clear, gak masalah tapi perlu waktu. biaya tambahan buat pembeli? gak ada. ok boleh ditawar dong kalo gitu yak…broker sangat membantu membisikan berapa harga tertinggi dahulu..jadi tinggal tambah saja semampunya…lagi ketemu yg punya gw bilang bahwa tawaran gw hanya sekali aja. jadi jawabannya hanya iya ato ngga aja. mereka setuju. habis notaris bilang clear, gw kirim sms harga yg bisa gw bayar…besoknya dijawab OK.

sudah deh, janjian aja ke notaris..karena ada beberapa dokumen waris yg musti diselesaikan penjual termasuk pajak waris ,maka itu diproses duluan..baru sesudahnya ke pembeli terakhir. singkat aja kan prosesnya..
tapi nambah juga deh pengetahuan soal waris mewaris..ribet ya ternyata. kalau orang tua sudah wafat, maka warisan jatuh rata ke anak. berbeda dengan pembagian versi adat ya..ato versi agama. jadi kalau perdata alias hukum sipil indonesia pembagian waris akan sama. lalu setelah diwariskan, kalau akan dijual suami atau istri harus setuju dan tandatangan. kalau salah satu sudah wafat maka seluruh anak yg sudah dewasa harus tanda tangan. wuiiih..kalo di luar jakarta gimana yak?
perlu juga minta surat keterangan waris dari lurah atau akta waris dari notaris bagi warga keturunan cina (diskriminasi nih..) nah kalo ada surat wasiat gimana? yg bilang kalo harta ini jatuh ke si A dan yang ini jatuh ke B. teoritis, surat wasiat berlaku. jadi tinggal ditunjukkan ke notaris dan bisa dieksekusi pembagian wasiatnya yang salah satu assetnya adalah rumah yang akan kita beli. tapi kadang kadang di BPN diminta lebih..selain surat wasiat tetap aja diminta seluruh anak tandatangan. alhasil wasiat jadi gak ada gunanya kecuali menunjukkan pembagian saja. karena sesudahnya semua anak harus setuju dan tandatangan. gak tau gimana tuh kisahnya kalo wasiat tertanya salah satu gak setuju..padahal wasiat kan keinginan pemberinya..jadi kalo ada yg gak setuju kudunya gak ngaruh yak.
jadi transaksi pertama yang dilakukan di notaris adalah transaksi waris..nama sertifikat (orang tua) dialihkan ke nama penerima waris, lengkap dengan kewajiban bayar pajak waris…setengah dari bphtb. dengan prosedur ini kira-kira proses peralihan nama di sertifikat dari almarhum orang tua ke penerima waris dilakukan. Setelah itu, baru dilakukan akad jual beli antara penerima waris dengan pembeli. berdasarkan akad inilah dibuatkan balik nama sertifikat ke nama pembeli. Nah untuk surat rumah dengan nama orang tua yang sudah wafat kira-kira proses nya demikian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s