Berapa tinggi wastafel ? 80 cm- Buangan air 60cm

Sudah dua kali ini problem dengan wastafel. Urusannya sederhana..tukang bikin lubang untuk buangan air wastafel terlalu rendah..hanya 50 cm dari lantai. Sementara itu wastafelnya dipasang pada ketinggian 90 cm. akibatnya..jarak dari wastafel. ke lubang pembuangan yagn sudah ditanam di tembok terlalu jauh. Sifon ato pipa pembuangan yang dari wastafel ke lubang itu ternyata untuk yang jenis stainless steel tingginya terbatas..max 20 cm. Jadilah sifon tidak cukup panjang. Sifon yang dari plastik lebih fleksibel. Kalau kurang panjang pipa vertikalnya..bisa diganti dengan pipa pralon 3/4 inch. ini bisa berapa saja panjangnya…

Kalau sudah terlanjur lubang pembuangan dan lubang wastafel terlalu jauh, jadi sifon stainless steel tidak muat panjangnya…tentu harus diperbaiki.
Pilihan perbaikannya…pertama ya lubang pembuangan dibongkar lagi..dibuat lebih tinggi..60 cm minimum dari lantai. Jadi harus dibongkar sedikit temboknya..dipanjangin pipa pralon yang tertanam di tembok..disambung..lalu dipasang knee ke arah luar tembok.

 

Pilihan kedua, ini yang paling mudah tapi gak semua mau..beli sifon yang plastik putih. Gak banyak mungkin yang mau karena yang plastik ini jauh harganya lebih murah dan terlihat warnanya …plastik putih.

Pilihan ketiga…lebih susah tapi lebih bisa dikerjain…dengan sifon standar stainless steel..ya wastafelnya diturunin..dari 90 cm jadi 80 cm saja…jadi dibuka lagi baut untuk menggantungkan wastafel…lalu buat lubang baru..yang lebih rencah. Intinya kalo top nya wastafel masih 80 cm dari lantai..itu masih aman.

Kali ini wastafelnya di lantai bawah dan kamar mandi lantai atas. Problem tambahan..ternyata yang di lantai atas itu dipasang di dinding kamar mandi..dindingnya ubin granit yang dipotong dua. JAdi waktu dibor..luar biasa kerasnya. kalo mata bor sudah pernah dipakai..bisa merah..membara..saking keranya dinding kamar mandinya. Saran aja nih..mending beli mata bor yg bener deh..kalo di toko Solusi itu mata bor Bosch..90 ribuan harganya untuk ukuran 10..ini bisa sangat membantu kerjaan. dah gitu pakai dulu mata bor 8..yang lebih kecil..baru dibor pakai yg 10..nanti sudah di tembok juga gitu..sesudah 10 mata bor nya masuk..dilanjut dengan yang 8..supaya fischernya atau baut apapun yang masuk semakin terjepit. ngerasainya gampang..kalo diputar mata ulirnya..makin lama makin keras..dan akhirnya nempel ketat ke tembok.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s