rasanya sudah terlalu banyak waktu dihabiskan untuk mengarungi jalan macet di jakarta ke jatibening selama 12 tahun ini. dengan permufakatan bulat diputuskanlah untuk mencari rumah di jakarta selatan dengan alasan utama tadi. alasan lain tentu saja bisa ditambahkan. diantaranya rumah sebagai media investasi buat sekolah anak nanti. artinya beli rumah dengan harapan nanti harganya membaik terus dan pada saatnya bisa dijual kalau anak sudah perlu biaya kuliah misalnya.

daerah tebet menjadi sasaran utama,simpel saja..dekat dengan banyak sekolah. karena sekarang anak sekolah di daerah sana jadi jelas memudahkan untuk urusan transportasi serta tidak melelahkan juga bagi yang mengantar dan diantar. solusi ideal kayaknya untuk mengatasi ruwetnya transportasi di jakarta.

Langkah pertama tentu saja mencari informasi berapa kisaran harga disana. berikutnya tentu saja karena tebet itu luas, ada tebet utara, timur, barat, dalam plus kebon baru..maka diperlukan pemahaman tentang karakter wilayah masing-masing. thanks to pak google..luar biasa supportnya untuk upaya ini. sangat dimudahkan. beberapa website sangat membantu pencarian ini. yang paling sering digunakan:
rumah123.com – ini website memuat rumah-rumah yg dijual se antero jagad ini, jadi pakailah fasilitas sortir nya..termasuk sortir kisaran harga yang kita mau. jadi gak lelah kan muter2 muter di layar lihat rumah-rumah yang gak cocok dengan kriteria kita. website ini hanya menampilkan rumah yang dijual lewat broker property saja, jadi tidak ada yang pemilik langsung.
melonproperty.com- rumahdanproperty.com ini juga website yang aku sering kunjungi untuk lihat-lhat rumah yang idjula di daerah tebet. kadang rumah yang sama diposting di semua website ini. tergantung brokernya aja rajin-rajin posting. kadang ada juga pemilik langsung yang posting..meskipun lebih banyak broker.

kalau pakai fasilitas sort untuk lokasi dan harga, bisa jadi muncul puluhan bahkan ratusan..tapi biasanya hanya 3-4 halaman pertama saja yg valid. sisanya biasanya entah sudah terjual atau gak jadi dijual, ato ada problem besar dengan surat-surat misalnya. lebih dari 2 bulan posting nya biasanya dah enak dilihat lagi.

kalau sudah dapat rumah ideal yang dituju, enaknya ada harga juga..hati-hati dengan kondisi surat rumahnya. pengalaman broker itu gak tau pasti status suratnya. jadi bisa aja dibilang sertifikat hak milik ternyata hgb, atau dibilang hgb ternyata masih surat penunjukan kavling. jadi sebaiknya informasi di web itu dikonfirmasi ulang dengan pemiliknya..bukan dengan brokernya. mulai aja telfon brokernya, jangan lupa sebutkan informasi kode rumah ato luas-harga yang ada. broker koleksinya bejibun..jadi gak mungkin mereka hafal satu-satu..nah harga,lokasi,luas biasanya sangat membantu untuk dia cepat mengingat ada dimana itu rumah, sudah laku belum dsb.
telfon saja, sebutkan detailnya, broker yang baik akan menawarkan kita untuk ketemuan. jangan coba-coba tanya alamat rumahnya itu..gak mau mereka ngasih tau. soalnya takut juga kali kalo dikasih alamatnya, kita dateng, ketemu yg punya, deal..dia gak kebagian apa2 tuh. jadi biasanya kita ketemuan…ato lebih enak lagi, bilang aja kita mo cari rumah dengan kriteria tertentu..jalan 2 mobil, kisaran harga sekian, di tebet barat saja ato di seluruh tebet ok misalnya. nanti mereka akan tawarkan beberapa koleksi yang mereka punya.

jadilah ketemuan dengan salah satu broker via phone dulu. diantar ke rumah yang dituju. bener tuh..suratnya gak seperti yang disebutkan di iklan..he..he..gimana nih pak broker..eh iya, ini broker individual, jadi gak pake logo perusahaan gitu. koleksinya ada 2-3 yang memenuhi kriteria.jadi sehari ini lihat 3 rumah..diantar beliau. kali ini wilayahnya di tebet utara dan timur. gak ada yang pas.

search lagi di web-web itu..call lagi broker lain, janjian ketemuan. lihat rumahnya..gak cocok, kita pasti ditawarin koleksi dia yang lain. kalo dah sering cari rumah..aku habis kira-kira 3 bulanan..koleksi yang ditawarkan sama dengan yang ditawarkan broker lain. karena kriteria kita sudah sangat spesifik, maka koleksinya juga terbatas, akhirnya satu rumah bisa ditawarkan 4-5 broker..dengan harga beda-beda….he..he..he..kacau nih dunia per brokeran.

jadi sekarang ini sudah amat sangat jarang broker yang memegang hak ekslusif atas penjualan suatu properti. dengan kata lain siapa aja boleh jual. pemilik tinggal bayar komisi yang bawa pembeli dan deal. makanya pembeli selalu diwanti-wanti oleh broker untuk menyebutkan bahwa kita tau dari broker A misalnya. supaya penjual tau pasti ke siapa komisi ini diberikan. dari penjual rumah yang akhirnya aku dapat ini, broker fee itu 2.5% dari harga jual. lumayan juga yak..modal posting n nganter pembeli aja…negosiasi harga kita langsung dengan pemilik rumah. broker biasanya kasih tips..misalnya ini yg punya lagi butuh pak..soalnya mo bagi warisan..ato kemarin sudah ditawar sekian tapi gak dilepas..jadi kita diharapkan nawar diatas itu..ato kalo gak sampai dananya..ya mending gak usah nawar…useful tips.

lebih kacau lagi dunia perbrokeran ini..ketika ada pemilik mo jual rumah, pasang plang didepan rumah. broker telfon pemilik, tanya detail…dan dia dateng foto depan aja…lalu broker posting di web tanpa alamat rumah pastinya. jadi kalau kita mo lihat call broker dulu n broker hubungi yg punya rumah-mungkin deal soal komisi dulu ya..beberapa kali negosiasi ternyata yg punya gak pernah nyuruh broker buat jualin rumahnya..he…he..kreatif banget nih broker. pantes aja informasinya kadang gak sama..kamar 4 katanya, taunya 3..surat hak milik, taunya kavling..kacau deh. mending kalo muter-muter tebet ketemu plang gitu, telfon aja langsung ke pemilik. nanti dia akan tanya..ini broker bukan..ato ini dapet dari broker atau langsung..kalo langsung harga bisa lain..soalnya komisi broker gak dihitung dia.

gimana kalo gak pake broker? kalo di tebet bisa mules nyarinya…wilayah gede banget, kita gak paham peta wilayah plus variasi harganya gila-gilaan…mulai dari 600 juta hingga 3 milyar, jalan satu mobil hingga 2-3 mobil, di hoek, dekat taman, dekat jalan besar dsb..dsb…cari di poskota gak ampuh juga. soalnya dengan range harga itu jarang juga iklannya di poskota. metode lain ya jalan aja keliling naik ojek..biasanya tukang ojek tebet dah tau kalo mo nyari rumah dibawa kemana…ada juga broker kelas warung..jadi warung kopi merangkap broker.

Advertisements